Damkar Kewalahan Menguasai 12 Rumah Korban Kebakaran di Bontang Selatan

oleh -
oleh
Peristiwa kebakaran terjadi di kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Minggu (22/3/2026).

BONTANG – Peristiwa kebakaran terjadi di Kota Bontang, Minggu (22/3/2026) pagi. Tepatnya di sebuah kawasan padat permukiman penduduk di pertigaan Jalan Veteran, Jalan Intan, dan Jalan Berlian, Kelurahan Berbas Tengah.

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi sekira pukul 10.00 WITA. Berawal dari sebuah rumah, kobaran api membesar dalam waktu singkat karena sebagian menggunakan material mudah terbakar.

Jarak antar rumah yang begitu dekat membuat api meluas lebih cepat. Warga panik, dan berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi.

”Tadi ada yang bilang dari kompor ditinggal pas masak. Api cepat sekali membesar, itu rumah petakan,” ujar Andri, dikutip dari Nius.id.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran ini. Namun sumber di lokasi kejadian menyebutkan penyebab kebakaran dipicu kompor yang ditinggal saat memasak.

Kepala Dinas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang, Amiluddin, mengatakan setelah mendengar informasi kebarakan itu, pihaknya langsung mengerahkan personel ke lokasi. Itu dilakukan untuk mencegah api semakin meluas sekaligus memadamkan api yang masih berkobar.

”Kebakaran kawasan padat penduduk, jadi cepat meluas,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik api paling besar berada di bagian tengah lokasi kebakaran. Salah satu bangunan petakan yang terbakar diketahui menggunakan material sekitar 50 persen kayu, sehingga mempercepat penyebaran api ke bangunan di sekitarnya.

”Api paling besar berada di tengah, tepatnya di salah satu petakan yang materialnya sekitar 50 persen kayu,” bebernya Amiluddin.

Medan yang sempit, dengan jarak rumah berdekatan serta kobaran api yang besar membuat Petugas Damkar sempat kewalahan menguasai si jago merah. Hingga akhirnya, api berhasil di jinakkan setelah beberapa saat kemudian.

Hingga saat ini belum ada data resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang terkait kerugian yang timbul akibat peristiwa kebarakan ini. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.