Dibawah Pimpinan Menteri Dalam Negeri, Bupati Lutra Ikuti Upacara Peringatan Otonomi Daerah bersama Kada se-Indonesia

oleh -

MAKASSAR, Nadinewsonline.com – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-27 yang pelaksanaannya, dipusatkan di Kota Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (29/04/2023).

Sementara itu, upacara ini, dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan dihadiri 70 persen Kepala Daerah (Kada) yang diantaranya adalah Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia.

Pada kesempatan itu, Tito Karnavian menyampaikan tujuan dari pelaksanaan Otonomi Daerah, dengan mendesenralisasikan sebagian kewenangan, sejatinya untuk mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah, serta dapat memicu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

“Setelah 27 tahun otonomi daerah telah memberikan dampak positif, dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan yang ditandai dengan meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM), bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kemampuan fiskal daerah,” jelas Tito.

Mantan Kapolri ini, juga menghimbau daerah yang PAD nya masih rendah, agar segera melakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta peningkatan bagi PAD bahkan melebihi TKDD tanpa melanggar hukum dan norma yang ada serta tidak memberatkan masyarakat.

“Disinilah ujian sekaligus pembuktian kemampuan leadership dan enterpreneurship untuk menangkap peluang yang ada oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia,” tegasnya.

Sekaitan dengan hal tersebut, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani berharap, kedepan, otonomi harus semakin diperkuat karena dengan demikian mendorong potensi bukan hanya potensi SDA tapi juga SDM yang ada di setiap daerah.

“Di Luwu Utara sendiri PR-nya masih banyak, apalagi kita ketahui Luwu Utara ini, kalau kita bicara soal potensi alam itu luar biasa akan tetapi, kita ketahui juga dari indeks risiko bencana juga sangat tinggi, disisi lain potensi untuk pengembangan SDA itu sangat besar. Oleh karena itu, perlu effort yang lebih besar,” pungkas Bupati Lutra dua periode ini.