Harkitnas 2026, Pemkot Cirebon Soroti Ancaman Media Sosial Terhadap Generasi Muda

oleh -
oleh
Suasana Upacara Peringatan Harkitnas tingkat Kota Cirebon yang digelar di halaman Balai Kota Cirebon, Rabu (20/5/2026).

CIREBON Pemerintah Kota Cirebon menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 sebagai momentum memperkuat perlindungan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial.

Hal tersebut disampaikan dalam Upacara Harkitnas tingkat Kota Cirebon yang berlangsung di halaman Balai Kota Cirebon, Rabu (20/5/2026).

Upacara dipimpin Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, yang mewakili Wali Kota Cirebon Effendi Edo. Kegiatan itu dihadiri unsur Forkopimda, pejabat daerah, ASN, hingga organisasi kepemudaan.

Dalam amanatnya, Iing menilai tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas generasi muda di era banjir informasi digital.

Menurutnya, perkembangan media sosial dan teknologi digital membawa manfaat besar, namun juga memunculkan ancaman baru apabila tidak disertai pengawasan dan literasi yang memadai.

“Momentum Harkitnas ini harus menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda dari dampak negatif digitalisasi merupakan tanggung jawab bersama,” kata Iing.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Dalam pidato itu, pemerintah pusat menyoroti pentingnya menjaga ruang digital agar tetap aman bagi anak dan remaja, seiring meningkatnya penggunaan platform digital di kalangan usia muda.

Pemerintah pusat, lanjut Iing, telah menerapkan sejumlah kebijakan strategis, termasuk penerapan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).

Selain itu, pemerintah juga mulai membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun terhadap platform digital yang dinilai berisiko tinggi.

Iing menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Cirebon dalam meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penggunaan teknologi di lingkungan keluarga maupun pendidikan.

Ia berharap semangat Kebangkitan Nasional dapat diwujudkan melalui penguatan solidaritas sosial, pengawasan bersama, serta pemanfaatan teknologi secara bijak.

“Semangat Boedi Oetomo harus kita hidupkan kembali melalui persatuan dan peningkatan kesadaran digital di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui peringatan Harkitnas tahun ini, Pemkot Cirebon berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif bagi generasi muda.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.