CIREBON – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Cirebon ke-544, Ketua Lembaga Studi Daerah (Lesda) Cirebon Raya, Abdurohim, menekankan bahwa momentum bertambahnya usia daerah harus menjadi titik balik realisasi visi-misi pemerintah yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Abdurohim menyatakan bahwa kado terindah bagi Kabupaten Cirebon bukanlah perayaan yang megah, melainkan keberhasilan program kerja Bupati yang sesuai dengan harapan rakyat. Ia berharap momentum ini tidak hanya terjebak pada kegiatan seremonial sesaat.
“Semoga di hari jadi ke-544 ini membawa keberkahan. Harapannya, program-program visi-misi Bupati benar-benar dirasakan dampaknya secara nyata oleh masyarakat, bukan sekadar seremonial,” ujar Abdurohim dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/4/2026) malam.
Dalam catatannya, Lesda menyoroti empat sektor krusial yang harus menjadi prioritas perbaikan pemerintah daerah ke depan:
Pertama, ekonomi yang merata. Abdurohim berharap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon tidak hanya terlihat di atas kertas, tetapi distribusinya harus sampai dan dirasakan langsung oleh masyarakat di tingkat bawah.
Kedua, keadilan pendidikan. Menurutnya, sektor pendidikan menjadi sorotan agar tidak terjadi ketimpangan. Ia menegaskan pentingnya akses pendidikan yang setara bagi seluruh warga tanpa ada praktik tumpang tindih, sehingga semua anak bangsa di Cirebon mendapatkan hak pendidikan yang berkualitas.
Ketiga, pelayanan kesehatan tanpa kasta. Di bidang kesehatan, Lesda meminta pemerintah menghapus sekat perbedaan kualitas layanan.
“Tidak boleh lagi ada pelayanan ‘atas-bawah’. Masyarakat kecil harus mendapatkan perlakuan dan fasilitas medis yang sama baiknya,” tegas Abdurohim yang juga mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
Keempat adalah infrastruktur dan semangat gotong royong. Terakhir, masalah klasik jalan berlubang diharapkan tuntas pada tahun ini. Abdurohim berharap pembangunan infrastruktur berjalan optimal tanpa kendala teknis di lapangan.
Menutup pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk kembali memperkuat semangat guyub dan gotong royong demi masa depan Kabupaten Cirebon yang lebih baik.
“Semoga dengan bertambahnya usia, Kabupaten Cirebon semakin maju dan masyarakatnya lebih sejahtera dalam harmoni kebersamaan,” pungkasnya. (Mu’min)







