BONTANG – Komisioner KPU Kota Bontang, Rina Megawati Harsono, mengajak pelajar untuk memahami peran strategis mereka dalam kehidupan demokrasi sejak dini. Pesan tersebut ia sampaikan saat menjadi pembina upacara di SMA Darul Hikmah Boarding School, Senin (27/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Rina menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi penting sebagai calon pemilih yang akan menentukan arah pembangunan bangsa di masa mendatang. Oleh karena itu, pemahaman terhadap politik dan demokrasi tidak boleh hanya berhenti pada teori, tetapi perlu diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
Menurutnya, pendidikan politik bagi pelajar menjadi kunci dalam membentuk karakter pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar siswa tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, terutama di era digital yang dipenuhi berbagai arus informasi.
“Generasi muda harus mampu memilah informasi dengan baik serta memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara,” ujarnya.
Rina juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif dalam proses demokrasi, termasuk dalam pemilu.
Ia mengajak para siswa untuk mulai mengenal tahapan dan mekanisme pemilihan umum, sehingga saat menjadi pemilih pemula, mereka sudah memiliki bekal yang cukup.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa sikap apatis terhadap politik justru dapat merugikan masa depan demokrasi. Partisipasi aktif masyarakat, termasuk pelajar, dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan sistem demokrasi yang sehat.
Dalam penjelasannya, Rina turut menguraikan bahwa pelaksanaan pemilu di Indonesia memiliki dasar hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Regulasi tersebut mengatur prinsip-prinsip pemilu yang harus dijalankan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Selain itu, keberadaan Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011, yang menegaskan tugas dan tanggung jawab KPU dalam memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai ketentuan.
Rina menambahkan, sosialisasi dan pendidikan pemilih merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Kegiatan edukasi seperti yang dilakukan di lingkungan sekolah diharapkan mampu membentuk generasi muda yang kritis serta memiliki kesadaran politik yang baik.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen KPU Kota Bontang dalam memperluas jangkauan pendidikan demokrasi, khususnya kepada kalangan pelajar sebagai pemilih pemula. Diharapkan, upaya tersebut dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memahami demokrasi, tetapi juga aktif berkontribusi dalam menjaga kualitasnya.(*)






