Usai Resmikan Rumah Adat Pohoneang di Seko, Bupati Indah: Jadikan Simbol Persatuan

oleh -

LUWU UTARA, Nadinewsonline.com – Bupati Kabupaten Luwu Utara, Indah Putri Indriani meresmikan secara langsung Rumah Adat Pohoneang di Dusun Longa Desa Embonatana Kecamatan Seko.

Rumah Adat Pohoneang, merupakan rumah adat ketiga yang diresmikan pada tahun 2023 ini.

Sebelumnya, telah diresmikan Rumah Adat Kombong Pitu Masapi di Sepakat dan Tambi Adat Katongkona Woi Rampi yang terletak di Kecamatan Rampi.

Sekaitan dengan hal tersebut, Bupati Indah menyebutkan, pengakuan masyarakat adat di Kabupaten Luwu Utara khususnya, menjadi komitmen bersama jajarannya untuk terus melakukan upaya-upaya pelestarian adat, begitu pun juga dengan budaya-budaya yang ada.

“Komitmen pemda dengan kelestarian adat budaya jangan diragukan lagi, karena Luwu Utara menjadi satu dari sedikit daerah yang menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang pengakuan masyarakat adat,” kata Indah.

“Kenapa Perda ini penting, karena dalam RPJMD memang disebutkan bagaimana kearifan lokal dapat kita jaga,” tambahnya.

Dengan adanya kehadiran rumah adat tersebut, bupati dua periode ini berharap, hal itu tidak hanya dijadikan sebagai simbol namun juga, menjadi bagian yang tak lepas kaitannya dengan masyarakat.

“Terlebih dari simbol yang tergambar dibagian atas rumah adat ini, ada Saruhane yaitu lingkaran membentuk seperti kalung,” tutur Indah.

“Lingkaran berwarna-warni ini menggambarkan keanekaragaman ditengah masyarakat. Ada yang besar, sedang sampai kecil, menandakan struktur sosial,” tambah Bupati yang karib disapa IDP ini.

“Tetapi semuanya diikat dalam satu simpul yang disebut salombengan/ persatuan. Termasuk persatuan di wilayah adat Pohoneang,” lanjutnya.

“Jadi mau diuji dengan pelbagai ujian badai kehidupan, masyarakat adat akan tetap bersatu karena sudah diikat dalam satu simpul. Untuk itu saya berharap, rumah adat ini dijaga dan dimanfaatkan dengan baik,” terang istri Anggota DPR RI Dapil Sulsel III, Muhammad Fauzi ini.

Sementara itu, Kepala Desa Embonatana, Nirwan menyampaikan ungkapan terimakasihnya kepada Bupati Luwu Utara yang telah hadir dan meresmikan langsung rumah adat tersebut.

“Salah satu misi saya di desa ini adalah meningkatkan kearifan lokal, dan ibu bupati mewujudkan hal itu dengan hadirnya rumah adat yang menjadi simbol adat sekaligus tempat untuk bermusyawarah,” pungkasnya.

“Untuk itu, kami ucapkan terima kasih, ibu hadir meluangkan waktu ditengah jadwal dinas lainnya,” ucap Nirwan.

Diketahui, bupati penerima Penghargaan Anugerah Kebudayaan dari PWI Pusat ini, hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Luwu Utara Armiadi Rasyid, Ketua DPRD Basir, Inspektur Inspektorat Muchtar Jaya, Kadishub, Enyon, serta Mantan Kadis Pendidikan Jasrum, Senin (02/10/2023) lalu.