Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Andi Sofyan Hasdam mengungkapkan, moratorium Pembentukan Daerah Otonom baru (DOB) jadi penghambat pemekaran sejumlah daerah di Indonesia.
Itu sebabnya sejumlah daerah di Kalimantan Timur yang mengusulkan pemakaran tidak kunjung terealisasi. Menurutnya, ada beberapa daerah di Kaltim yang mengusulkan pemekaran.
Seperti pembentukan DOB Kutai Utara, DOB Berau Pesisir Selatan, DOB Paser Selatan hingga DOB Sangkulirang.
”Tetapi Kendalanya adalah moratorium belum dicabut. Ini kewenangannnya Wapres,” kata Sofyan Hasdam di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Rabu (11/03/2026).
Selain itu, Pemerintah pusat belum juga menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pemekaran Daerah sebagaimana mandat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014. Karenanya, Sofyan menilai tidak ada keseriusan pemerintah pusat merealisasikan pemekaran di sejumlah daerah di Indonesia yang sejak lama menantikan terbentuknya Daerah Otonom Baru (DOB).
”Memang saya katakan, tidak ada keinginan pemerintah untuk (pemekaran daerah). Padahal kita katakan, kalau moratorium ini dibuka, dibuka secara terbatas. Kalau perlu satu dulu satu provinsi, yang penting ada progres pemekaran,” katanya.
Untuk wilayah Kalimantan Timur, menurut Sofyan ada dua daerah yang paling layak untuk segera dimekarakan. Yakni DOB Kutai Utara yang merupakan pemekaran Kabupaten Kutai Timur dan Berau Pesisir Selatan di Kabupaten Berau.
”Kalau saya ada dua saya calonkan. Adalah Kutai Utara dan Berau Pesisir Selatan. Itu dua, yang memang dari kajian memenuhi persyaratan,” tandasnya. (yudi)






