Angka Kecelakaan Turun 75,38 Persen, Ini Strategi Satlantas Polres Majalengka

oleh -
oleh
Angka Kecelakaan Turun 75,38 Persen, Ini Strategi Satlantas Polres Majalengka

MAJALENGKA Kinerja Polres Majalengka melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) patut diapresiasi. Berdasarkan data terbaru, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Majalengka mengalami penurunan drastis hingga 75,38 persen pada awal tahun 2026.

Capaian ini merupakan hasil evaluasi berkelanjutan sejak 2024 hingga 2026 yang menunjukkan tren positif dalam upaya menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

Kasatlantas Polres Majalengka, Pandu Renata, melalui Kanit Gakkum Hendri Wibowo, mengungkapkan bahwa penurunan angka kecelakaan sudah mulai terlihat sejak dua tahun terakhir.

“Untuk tahun 2024 dan 2025 kami mencatat penurunan sebesar 10 persen. Alhamdulillah, tren ini terus terjaga,” ujar Hendri saat memberikan keterangan di Mapolres Majalengka, Senin (20/4/2026).

Penurunan Drastis di Awal 2026

Memasuki tahun 2026, capaian yang diraih semakin signifikan. Dalam kurun waktu lima bulan terakhir, angka kecelakaan berhasil ditekan hingga 75,38 persen, meski data tahunan secara keseluruhan masih dalam proses rekapitulasi.

“Jika melihat data lima bulan terakhir di tahun 2026, tren penurunan mencapai angka 75,38 persen,” jelasnya.

Strategi: Edukasi hingga Perbaikan Infrastruktur

Penurunan signifikan ini tidak terjadi begitu saja. Satlantas Polres Majalengka mengoptimalkan berbagai langkah preventif, mulai dari edukasi hingga perbaikan sarana keselamatan.

Petugas aktif memberikan imbauan langsung kepada masyarakat serta memasang rambu-rambu peringatan di titik rawan kecelakaan atau blackspot.

Selain itu, pendekatan edukatif juga terus digencarkan dengan menyasar sekolah dan kawasan industri.

Langkah ini bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini, sekaligus mengedukasi para pekerja agar lebih disiplin saat berkendara.

Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat

Menutup keterangannya, Hendri mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap memprioritaskan keselamatan di jalan raya.

“Kami meminta masyarakat untuk selalu menaati peraturan lalu lintas, menggunakan helm, melengkapi surat kendaraan, dan tidak menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi,” tegasnya.

Dengan capaian penurunan angka kecelakaan yang signifikan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Majalengka semakin meningkat demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). (Mu’min)