Anak Sekolah Minggu GPdI El-Shaddai Kabo Jaya Rayakan Pra Paskah, Hadirkan Pengalaman Iman Lewat Drama Perjalanan Yesus

oleh -
oleh
Perayaan Paskah anak di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El-Shaddai Kabo Jaya

Kutai Timur Perayaan Paskah anak di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El-Shaddai Kabo Jaya tahun ini tampil berbeda. Tidak sekadar ibadah dan lomba, panitia menghadirkan konsep reflektif dengan mengajak anak-anak mengalami langsung rangkaian peristiwa menjelang penyaliban Yesus Kristus.

Panitia kegiatan, Firda, menjelaskan tema yang diangkat berfokus pada Pra Paskah, yakni peristiwa-peristiwa penting sebelum penyaliban. Mulai dari Perjamuan Terakhir, doa Yesus di Taman Getsemani, penangkapan, hingga proses pengadilan dan penyaliban di Bukit Golgota.

“Kalau biasanya hanya dijelaskan, sekarang anak-anak kami ajak merasakan langsung. Jadi mereka tidak hanya mendengar cerita, tapi mengalami,” ujar Firda, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, pendekatan ini dipilih agar nilai-nilai pengorbanan dan kasih yang terkandung dalam Paskah lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dilibatkan dalam berbagai simulasi, seperti mengikuti perjamuan, belajar berdoa, hingga menyaksikan drama perjalanan Yesus menuju penyaliban.

Firda menuturkan, konsep ini menjadi pembeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang cenderung diisi dengan ibadah singkat dan beragam lomba.

“Biasanya setelah ibadah langsung lomba-lomba. Tahun ini kami ubah, lebih ke refleksi dulu, baru di akhir ada satu permainan untuk hiburan,” katanya.

Kegiatan yang berlangsung satu hari ini diikuti sekitar 32 anak sekolah minggu, mulai dari usia balita hingga siswa kelas 6 SD. Seluruh peserta berasal dari internal jemaat GPdI El-Shaddai Kabo Jaya.

Acara dimulai pukul 09.00 WITA dan dijadwalkan berakhir sekitar pukul 14.00 WITA. Firda dan para guru sekolah minggu berharap, melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya memahami kisah Paskah secara teori, tetapi juga mampu menghayati maknanya dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, perayaan Paskah untuk jemaat dewasa direncanakan akan digelar pada Mei mendatang dan dirangkaikan dengan peringatan Kenaikan Yesus Kristus. Penyesuaian jadwal dilakukan dengan mempertimbangkan momen libur panjang dan aktivitas jemaat. (Ronny)